Bagi pasangan yang baru menikah maka tentu ingin memiliki momongan. Ada pasangan yang langsung ingin punya anak dan ada juga yang masih menunda untuk punya anak. Masalah anak bagi pasangan muda zaman sekarang lebih rumit dibandingkan dengan orang tua zaman dulu. Pertimbangan fisik dan mental masih belum cukup. Hal lain yang harus diperhatikan selama kehamilan dan punya anak adalah finansial.

Salah satu penyebab utama mengapa banyak pasangan muda yang menunda untuk punya anak adalah kondisi keuangan yang masih belum stabil. Mereka seringkali berpikir panjang ketika ditanya kapan punya anak. Pertanyaan tersebut terkadang sangat melelahkan dan mengganggu pikiran. Untuk anda yang tidak ingin menunda untuk punya anak, mungkin harus memperhatian perencaan keuangan berikut ini :

1. Harus bisa memenuhi kebutuhan dengan satu sumber pendapatan

Banyak pasangan muda yang bingung setelah sang istri melahirkan yaitu apakah istri akan kembali bekerja atau fokus mengurus buah hati? Anak adalah amanah bagi seorang ibu. Ibu mungkin lebih mengutamakan untuk memberikan perhatian dan pengasuhan pada anak. Tidak ada orang yang lebih baik dalam mengasuh anak selain sang ibu. Jika sang istri diputuskan harus terus stay di rumah maka hal tersebut akan mempengaruhi kondisi keuangan keluarga. Oleh karena itu, keluarga harus terbiasa hidup hanya dengan mengandalkan satu sumber pendapatan saja sehingga mereka tidak lagi merasa terkejut.

2. Mengalokasikan biaya pendidikan anak

Salah satu hak anak adalah mendapatkan pendidikan yang layak. Oleh karena itu, mengalokasikan dana pendidikan anak untuk masa depan sangatlah penting. Selain itu, orang tua tentu ingin anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang berkualitas sehingga ada biaya besar yang harus dibayarkan. Mempersiapkan dana pendidikan anak sejak dini sangat penting untuk menjamin masa depan pendidikan sang anak. Dana pendidikan ini bisa didapatkan dengan tabungan atau asuransi pendidikan.

3. Warisan dan pensiun

Kenapa orang tua harus memikirkan warisan dan pensiun? Karena orang tua tentu tidak ingin merepotkan anaknya ketika usia mereka sudah tidak produktif lagi. Dengan mempersiapkan dana pensiun sejak dini, maka orang tua tidak akan merepotkn anak lagi. Selain itu, anak masih diasuh sehingga pengeluaran tidak terlalu banyak sehingga dana bisa dibuat untuk pensiun.

4. Melakukan financial check up

Melakukan financial check up artinya anda memeriksa kondisi keuangan anda. Kondisi finansial anda bisa disebut baik jika pemasukan lebih banyak dibandingkan dengan pengeluaran. Begitu juga sebaliknya, kondisi finansial yang buruk artinya pengeluaran lebih besar dibandingkan pendapatan.

Maka anda harus memperhatikan kas bulanan anda. Anda harus tahu mana yang perlu diperbaiki dan pengeluaran mana yang harus segera dihilangkan. Selain itu, kebutuhan anak juga harus anda pikirkan termasuk biaya bersalin, perlengkapan anak dan lain sebagainya.