Kondisi lalu lintas yang padat dan kecepatan kendaraan yang tinggi justru membuat pengendara merasa was-was. Baik ketika kendaraan ditinggal di rumah/tempat kerja/mall maupun ketika mobil tersebut digunakan. Jika mobil tersebut ditinggal, maka pengguna takut kemalingan. Sebaliknya, jika digunakan maka pengguna takut terjadi kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalanan yang padat. Hal ini sering mengganggu pengguna mobil yang ada di kota-kota besar seperti Jakarta atau Surabaya.

Kota besar identik dengan kendaraan yang banyak dan lalu lintas yang padat, terlebih lagi ketika jam kerja. Kemalingan atau kecelakaan mobil sering terjadi. Akhirnya, setiap berkendara yang ada hanya rasa was-was.

Solusi untuk mengatasi was-was tersebut adalah mengambil asuransi mobil sehingga resiko yang mungkin terjadi pada kendaraan bisa dialihkan pada perusahaan asuransi. Ada dua pilihan produk asuransi mobil yang sesuai dengan jenis perlindungan yang diberikan yaitu asuransi all risk dan asuransi total lost only.

Asuransi mobil all risk menanggung semua resiko yang mungkin terjadi pada kendaraan anda mulai kerusakan ringan hingga resiko kehilangan. Karena proteksi yang dicakup memang menyeluruh maka biaya premi juga lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya. Jika tempat tinggal anda rawan resiko atau anda sering bepergian maka asuransi jenis ini sangat cocok untuk anda.

Beberapa resiko yang dicover oleh asuransi jenis ini antara lain :

1. Kecelakaan pengemudi dan penumpang. Selain kendaraan, asuransi jenis ini juga melindungi penumpangnya seperti biaya ganti rumah sakit dan santunan untuk korban kecelakaan yang cacat atau meninggal dunia.

2. Perlindungan akibat huru hara.

3. Perlindungan dari bencana alam seperti gempa bumi, banjir, gunung berapi, badai dan berbagai jenis bencana alam lainnya misalnya kendaraan anda terkena pohon tumbang. Maka hal tersebut juga akan dijamin oleh asuransi.

4. Tanggung jawab hukum pihak ketiga misalnya anda tidak sengaja menabrak mobil orang lain kemudian orang tersebut menuntut ganti rugi maka pihak asuransi tersebut akan melakukan ganti rugi sesuai dengan ketentuan.

Selain asuransi All Risk, ada juga jenis asuransi Total Loss Only (TLO). Asuransi jenis ini hanya melindungi kendaraan nasabah yang mengalami resiko kehilangan total atau kerusakan lebih dari 75%. Kehilangan bisa terjadi akibat pencurian atau perampasan, bukan penipuan akibat hipnotis dan sejenisnya. Jika resiko kerusakan terbilang ringan maka anda tidak akan mendapatkan ganti rugi. Angka patokan sebesar 75% ditentukan karena dalam kondisi tersebut, mobil tidak bisa digunakan lagi.

Sebagai nasabah, anda perlu memperhatina tentang kasus parkir vallet. Parkir jenis ini biasanya ada di pusat perbelanjaan atau hotel yaitu pemilik kendaraan menitipkan kendaraan pada pengelola parkir vallet. Jika ada resiko kehilangan maka hal itu termasuk kesengajaan sehingga tidak bisa diklaim baik dalam asuransi All Risk maupun TLO.