Anda mungkin memahami betapa pentingnya memiliki asuransi mobil namun biaya premi asuransi mobil cenderung memberatkan keuangan. Berbagai tarif premis asuransi mobil sudah diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Besaran tarif premi asuransi kendaraan bermotor sangat bergantung pada jenis pertanggungan tersebut serta cakupan wilayah dan jenis kendaraan.

Meskipun perusahaan sudah menetapkan tarif premi namun pengguna tetap bisa menghemat biaya premi. Berikut ini beberapa trik untuk menghemat biaya premi asuransi:

Pertama, berhati-hati ketika berkendara

Tarif premi asuransi bisa sangat tinggi jika pengendara punya rekam jejak yang buruk misalnya pengendara sering kena tilang karena tidak menggunakan sabuk pengaman atau bahkan pernah menabrak kendaraan lain. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengendara termasuk beresiko tinggi. Perusahaan asuransi biasanya membebankan tarif premi sesuai dengan potensi resiko. Oleh karena itulah, tarif premi asuransi biasanya akan terus melambung.

Kedua, gunakan manfaat jaminan dengan baik

Apakah semakin banyak perlindungan asuransi maka akan semakin baik. Yang jelas sudah pasti akan semakin mahal. Tapi belum tentu semakin baik karena pengguna tidak membutuhkan semua perlindungan.

Ketiga, gunakan saja satu perusahaan asuransi

Selain asuransi mobil, anda juga membutuhkan perlindungan asuransi yang lainnya seperti asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Menggunakan satu perusahaan asuransi akan membuat anda bisa mendapatkan potongan harga atau keringanan premi.

Diskon premi bisa anda dapatkan jika anda mengasuransikan lebih dari satu kendaraan dengan produk asuransi yang sama.

Keempat, meningkatkan biaya deductible

Biaya deductible atau biaya own risk adalah biaya yang harus dibayarkan oleh pemilik polis asuransi ketika dia mengajukan klaim. Misalnya, anda ingin melakukan klaim ganti rugi karena kecelakaan, maka anda harus membayarkan biaya deductible sebesar Rp 300.000.

Biaya ini sangat bervariasi tergantung dengan biaya premi yang harus anda bayarkan. Semakin tinggi biaya premi yang harus anda bayarkan maka akan semakin rendah biaya deductible yang harus ditanggung. Dan berlaku sebaliknya.

Dengan demikian, anda bisa meminta tarif premi yang lebih rendah dan resiko biaya deductible yang ditanggung menjadi lebih besar.

Kelima, meminta diskon sampai 25 persen

Selain menetapkan tarif premi, peraturan OJK juga mengatur penetapan biaya akuisisi berupa diskon kepada agen asuransi maupun pemegang polis. Dalam peraturan tersebut, OJK mengizinkan agar perusahaan asuransi memberikan diskon sampai 25%. Jadi, adna bisa menegosiasikan potongan tarif premi sebesar 25% dari harga yang ditawarkan.

Keenam, jangan menggunakan aksesori mobil yang tidak terlalu penting

Penggunaan aksesori mobil bisa meningkatkan tarif premi. Jika ingin menggunakna tambahan aksesori maka perhitungkan juga biaya asuransi.
Meskipun demikian, anda bisa tidak menambahkan perlindungan kepada aksesori tambahan. Maka jika terjadi kerusakan, kerusakan ditanggung sendiri sepenuhnya. Jika anda ingin menambahkan aksesori, segera laporkan pada perusahaan asuransi supaya mereka tidak menggugurkan klaim asuransi.